Uncategorized

Warga Murung Raya Mengadu ke BPBD Karena Lambatnya Respons


Warga Kabupaten Murung Raya di Kalimantan Tengah, Indonesia, baru-baru ini mengajukan keluhan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena lambatnya waktu tanggap mereka dalam keadaan darurat. Warga mengungkapkan rasa frustrasinya atas kurangnya efisiensi lembaga tersebut dalam memberikan bantuan saat terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Dilaporkan dalam beberapa kejadian baru-baru ini, BPBD membutuhkan waktu beberapa jam untuk menanggapi panggilan darurat dari warga yang membutuhkan pertolongan segera. Keterlambatan ini telah mengakibatkan kerusakan harta benda yang signifikan dan korban jiwa dalam beberapa kasus. Warga Murung Raya kini menuntut BPBD meningkatkan waktu tanggap dan lebih proaktif dalam mempersiapkan dan menangani bencana.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Kami telah mengalami beberapa bencana alam di daerah kami baru-baru ini, dan setiap kali kami menghubungi BPBD untuk meminta bantuan, mereka memerlukan waktu berjam-jam untuk tiba.

Lambatnya waktu tanggap BPBD menimbulkan kekhawatiran warga Murung Raya yang merasa keselamatan dan kesejahteraannya terancam. Mereka menyerukan koordinasi dan komunikasi yang lebih baik antara lembaga tersebut dan masyarakat lokal untuk memastikan respons yang tepat waktu dan efektif terhadap bencana.

Menanggapi pengaduan tersebut, Kepala BPBD Murung Raya, Bapak Suryanto, mengakui permasalahan yang disampaikan warga dan berjanji akan mengambil tindakan untuk mengatasinya. Dia menyatakan, “Kami menyadari keluhan dari warga, dan kami berupaya meningkatkan waktu tanggap dan koordinasi dengan masyarakat. Kami juga akan mengadakan sesi pelatihan bagi staf kami untuk memastikan bahwa mereka lebih siap menangani keadaan darurat.”

Warga Murung Raya berharap BPBD menepati janji mereka dan melakukan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan waktu tanggap mereka saat terjadi keadaan darurat. Mereka percaya bahwa sistem manajemen bencana yang lebih efisien dan proaktif sangat penting untuk melindungi komunitas mereka dan mencegah hilangnya nyawa dan harta benda lebih lanjut di masa depan.